Mutasi ? Siapa takut……….

Suatu saat, saya berada di Bokis, kira-kira 47 km dari Kefamenanu, kampung saya yang sangat terpencil dan hanya dapat dijangkau kendaraan roda empat pada musim kemarau. Sambil minum laru ada seorang kerabat menanyakan,  leka an mutasi (kapan mutasi)?. Saya tidak menghiraukannya.

Sejenak kemudian saya berpikir bahwa, demam mutasi sudah merasuki masyarakat di desa. Saya tidak berpikir bahwa orang desa tidak perlu mengurus sesuatu yang bukan menjadi urusan mereka.  Namun perlu ditekankan bahwa era informasi ini, membuat segala sesuatu dapat dengan mudah diketahui dimana saja.

Kembali ke soal mutasi, Sabtu, 7 Mei 2011, telah dilakukan mutasi di Lingkup Pemda Kabupaten TTU.  Sesuatu yang dinantikan selama ini-hingga orang di desa juga ikut bertannya-tanya- terjawab sudah.

Situasi ini kemudian diartikan sebagai upaya untuk balas dendam politik. Terserah dari sudut mana orang memandang, namun itu sudah terjadi.

Sebagai seorang yang profesional, anda harus mengatakan, mutasi ? siapa takut.