Lokakarya Mini Puskesmas di Kabupaten TTU

Kesehatan adalah hak asasi manusia dan sekaligus investasi untuk keberhasilan pembangunan bangsa. Untuk itu diselenggarakan pembangunan kesehatan secara menyeluruh agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Pembangunan kesehatan telah berhasil menurunkan beberapa indikator penting yang berkaitan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat seperti angka kematian ibu, angka kematian bayi, usia harapan hidup dan prevalensi gizi buruk. Hasil tersebut tidak terlepas dari peran dan berbagai upaya yang dilakukan oleh sarana pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan jaringannya serta UKBM seperti Poskesdes dan Posyandu.
Puskesmas dan jaringannya sebagai sarana pelayanan kesehatan terdepan yang bertanggungjawab diwilayah kerjanya, saat ini keberadaannya terus diupayakan agar menjangkau wilayah-wilayah sulit dan terluar baik dari segi jumlah, pemerataan dan kualitasnya.
Di Kabupaten Timor Tengah Utara, jumlah puskesmas telah berkembang menjadi 26 Puskesmas pada tahun 2011. Sebelumnya jumlah puskesmas di Kabupaten Timor Tengah Utara hanya sebanyak 15 puskesmas. Dengan berkembangnya jumlah puskesmas ini, tak dapat dipungkiri bahwa ada berbagai permasalahan yang muncul. Masalah ketersediaan dan distribusi tenaga kesehatan, ketersediaan peralatan kesehatan, ketersediaan obat-obatan dan logistik lainnya, keterbatasan biaya operasional untuk pelayanan kesehatan, manajemen puskesmas yang masih perlu dibenahi serta kemampuan dan ketrampilan tenaga kesehatan yang perlu ditingkatkan.
Dengan melihat permasalahan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara, membuat kebijakan agar semua puskemsas segera melakukan kegiatan Lokakarya mini Puskesmas. Lokakarya Mini Puskesmas merupakan suatu forum pertemuan yang diikuti oleh seluruh petugas puskesmas dan jaringannya yang bertujuan untuk mengevaluasi, mengawasi dan menilai capaian program kesehatan yang ada di Puskesmas, mengetahui cakupan program yang ada dan disesuikan dengan target, mengetahui permasalahan, kendala, serta hambatan pada program yang belum mencapai target serta memberikan solusi dan upaya pemecahan masalah yang dihadapi. Lokakarya Mini Puskesmas ini dilakukan secara serempak pada tanggal 25 s/d 31 Mei 2011. Dalam lokakarya inipun di pantau oleh Tim Monev dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

This slideshow requires JavaScript.